Ratih Kuspriyadani

Cewek yang mencoba untuk mengejar mimpi-mimpinya...

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang apa adanya

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang suka dengan dunianya

Mungkin ini terkesan lebay buatku(apalagi pembaca setia blogku ini, kalaupun ada). tapi ya begitulah, aku pada akhirnya kembali pulang ke kota asalku, Madiun. Tak hanya itu, Mas Yuyut dan Mbak Fery juga pulang meskipun hingga detik ini aku mempost postinganku ini, dia (mbak Fery) belum juga datang dikarenakan jadwal pesawat yang berubah-ubah.

OK, aku mulai cerita gak pentingku ini mulai dari kejadian kemarin, praktikum anatomi seperti biasa selesai melebihi jadwal. Akan tetapi kemarin untung saja hanya molor 10 menit. jadi aku langsung cabut jam setengah satu tanpa berpamitan dulu dengan teman kuliahku. Sesampai di kost, langsung bilang ke bulek (dalam bahasa Indonesianya adalah tante) bahwa hari ini aku pulang, so anterin ke stasiun ya bulek. Habis itu langsung balik lagi ke kamar kost (yang letaknya berdampingan dengan rumah tanteku), solat duhur, siap-siap, and meluncurlah aku.

Tetapi.....tiba-tiba adek-adek yang biasanya mengantar ke stasiun pada berhalangan semua (kayak pejabat aja). Alhasil ke stasiun bawa motor sendiri dan terpaksa deh si Jupe (Jangan salah, ini motorku bro Si Jupit**, karena menyebut merk maka aku samarkan namanya) aku titipin ke stasiun gubeng. 

Dan terpaksa deh ngeluarin uang 10ribu buat biaya penitipan, bellum lagi parkirannya itu outdoor. Jadi, bila ada hujan datang, ya otomatis kehujanan dong si Jupe, hiks...Akan tetapi untung saja aku bawa ponco tercinta (ponco itu jaz hujan berbentuk kelelawar) yang kemudian aku selimutkan ke Jupe. OK, dan ternyata udah jam setengah 2, padahal kereta berangkat Jam 2, aku langsung sprint ke penjualan tiket dan untung masih sempat karena aku pasti mengira karena besok itu tanggal merah pasti aku nggak akan dapet tempat duduk. 


Setelah beli tiket, aku jadi agak nyantai jalannya (nggak lagi sprint bok). Tiba-tiba aku disapa temenku satu jurusan yang juga mau pulang ke madiun. Ngobrol, ngobrol, ngobrol, sekita 5menit kemudian udah ada pemberitahuan bahwa kereta akan datang. OK, aku siapsiap untuk menunggu. Kuliahat di karcisku tertera gerbong K3-9,8C yang artinya gerbong nomor 9 tempat duduk nomor 8C. 

Tapi entah kenapa dan saking bodohnya aku bisa duduk di gerbong 3. dan begitu aku sudah PW di sana, tiba-tiba ada orang yang mengaku itu tempat duduknya. ya aku langsung saja menunjukkan karcisku, dan lagi-lagi aku kaget sekaligus malu abis. ternyata salah gerbong cing. terpaksa deh jalan ke gerbong 9. mana jauh pisan.....

Akhirnya, kutemukan tempat dudukku yang sesungguhnya. eh, malah ketemu lagi sama teman satu SMA tapi beda jurusan sih...Ya aku sapa gitu, selang beberapa menit ketemu lagi sama temen SMP. Wah, ternyata banyak banget ya yang lagi pulkam, alias pulang kampung. 

Tiba di stasiun madiun lebih cepat dari biasanya (like this), yaitu jam 16.50. Biasanya sih jam 17.15 gitu. Tunggu bentar di stasiun, eh bapakku udah dateng buat jemput. sampai di rumah, langsung ditangisin ama nenek..(lebay). Hoho..Tapi, habis maghrib langsung ngerjain laporan Praktikum Antum sama makalah biologi sel. Liburan tugas terussss Mantap jaya. :ngacir

One Response so far.

  1. Anonymous says:

    buat ngakak nie cerita

Leave a Reply

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .

Thursday, May 13, 2010

Hore....Aku Pulang...(Lagi)

Mungkin ini terkesan lebay buatku(apalagi pembaca setia blogku ini, kalaupun ada). tapi ya begitulah, aku pada akhirnya kembali pulang ke kota asalku, Madiun. Tak hanya itu, Mas Yuyut dan Mbak Fery juga pulang meskipun hingga detik ini aku mempost postinganku ini, dia (mbak Fery) belum juga datang dikarenakan jadwal pesawat yang berubah-ubah.

OK, aku mulai cerita gak pentingku ini mulai dari kejadian kemarin, praktikum anatomi seperti biasa selesai melebihi jadwal. Akan tetapi kemarin untung saja hanya molor 10 menit. jadi aku langsung cabut jam setengah satu tanpa berpamitan dulu dengan teman kuliahku. Sesampai di kost, langsung bilang ke bulek (dalam bahasa Indonesianya adalah tante) bahwa hari ini aku pulang, so anterin ke stasiun ya bulek. Habis itu langsung balik lagi ke kamar kost (yang letaknya berdampingan dengan rumah tanteku), solat duhur, siap-siap, and meluncurlah aku.

Tetapi.....tiba-tiba adek-adek yang biasanya mengantar ke stasiun pada berhalangan semua (kayak pejabat aja). Alhasil ke stasiun bawa motor sendiri dan terpaksa deh si Jupe (Jangan salah, ini motorku bro Si Jupit**, karena menyebut merk maka aku samarkan namanya) aku titipin ke stasiun gubeng. 

Dan terpaksa deh ngeluarin uang 10ribu buat biaya penitipan, bellum lagi parkirannya itu outdoor. Jadi, bila ada hujan datang, ya otomatis kehujanan dong si Jupe, hiks...Akan tetapi untung saja aku bawa ponco tercinta (ponco itu jaz hujan berbentuk kelelawar) yang kemudian aku selimutkan ke Jupe. OK, dan ternyata udah jam setengah 2, padahal kereta berangkat Jam 2, aku langsung sprint ke penjualan tiket dan untung masih sempat karena aku pasti mengira karena besok itu tanggal merah pasti aku nggak akan dapet tempat duduk. 


Setelah beli tiket, aku jadi agak nyantai jalannya (nggak lagi sprint bok). Tiba-tiba aku disapa temenku satu jurusan yang juga mau pulang ke madiun. Ngobrol, ngobrol, ngobrol, sekita 5menit kemudian udah ada pemberitahuan bahwa kereta akan datang. OK, aku siapsiap untuk menunggu. Kuliahat di karcisku tertera gerbong K3-9,8C yang artinya gerbong nomor 9 tempat duduk nomor 8C. 

Tapi entah kenapa dan saking bodohnya aku bisa duduk di gerbong 3. dan begitu aku sudah PW di sana, tiba-tiba ada orang yang mengaku itu tempat duduknya. ya aku langsung saja menunjukkan karcisku, dan lagi-lagi aku kaget sekaligus malu abis. ternyata salah gerbong cing. terpaksa deh jalan ke gerbong 9. mana jauh pisan.....

Akhirnya, kutemukan tempat dudukku yang sesungguhnya. eh, malah ketemu lagi sama teman satu SMA tapi beda jurusan sih...Ya aku sapa gitu, selang beberapa menit ketemu lagi sama temen SMP. Wah, ternyata banyak banget ya yang lagi pulkam, alias pulang kampung. 

Tiba di stasiun madiun lebih cepat dari biasanya (like this), yaitu jam 16.50. Biasanya sih jam 17.15 gitu. Tunggu bentar di stasiun, eh bapakku udah dateng buat jemput. sampai di rumah, langsung ditangisin ama nenek..(lebay). Hoho..Tapi, habis maghrib langsung ngerjain laporan Praktikum Antum sama makalah biologi sel. Liburan tugas terussss Mantap jaya. :ngacir

1 comment:

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .