Ratih Kuspriyadani

Cewek yang mencoba untuk mengejar mimpi-mimpinya...

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang apa adanya

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang suka dengan dunianya

image by : http://www.hancinema.net/korean_movie_My_Sassy_Girl-picture_68.html?sort=Most_Popular_Pictures

Hwaa…hwaaa…akhirnya…gua bisa juga nonton film kelas 4 SD ini. Udah berapa tahun ya? Ya tinggal itung aja, kelas 4 SD umurku 10 tahun, sekarang umurku 19 tahun. Iwaow….9 tahun geeelaaa…. 

Awalnya 9 tahun yang lalu, gua yang hobi nonton Cinema-cinema di RCTI yang dibawakan oleh Mayong dan Ira Wibowo ini, melihat sebuah trailer film korea yang lain dari yang lain. Pasalnya, jarang banget Cinema-cinema mereview film Asia, kebanyakan film Hollywood. Nah, di situ gua melihat trailer film Sassy Girl ini. And you know what??? I’m in love with this movie at first sight. Nggak kayak kebanyakan film yang juga kucintai karena first sight, film ini completely different. Karena apa?? Karena film yang notabene kucintai at First sight kebanyakan berakhir dengan kalimat,” Kok gini sih???, ah nyesel deh”. 

Kalimat yang kumaksud di sini adalah bahwa film yang kutunggu-tunggu untuk kutonton tersebut tidak sesuai harapanku. Nggak sebanding lah dengan penantianku berbulan-bulan untuk nunggu DVD atau VCDnya keluar. But this???9 tahun bok. DVD, VCD, bahkan hingga bisa didonlod secara gratis pun gua nggak lguakan untuk bisa menonton film ini. Tapi itu semua bisa dibayar lah dengan menonton film ini secara full 120menit lebih dan apa yang kudapat??? Puas.

Belum pernah kumelihat film komedi romantic sekocak ini dan seromantis ini. Awalnya gua akan mengira film ini akan komedi selamanya, karena sudah ganti ke Disc 2 film ini tetap saja masih kocak, belum menandakan konflik romantisnya. Tapi sekitar 40 menit dari Disc kedua, barulah konflik romantisnya terungkap. Dan endingnya????So sweet…….. 
:kiss

Film ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Gyeun Woo yang tampangnya biasa-biasa saja (bahkan bisa dikatakan tolol) yang hidupnya serba sulit. Sulit di sini maksudnya adalah dia seorang mahasiswa yang bodoh, pemuda outsiders yang tidak memikirkan masa depan, dan sering dimarahi bahkan dipukuli ibunya karena terlambat pulang. 

Dia selalu dipaksa ibunya untuk mengunjungi bibinya yang anaknya meninggal setahun yang lalu dengan alasan Gyeun Woo mirip dengan anaknya tersebut. Suatu ketika di kereta bawah tanah dia bertemu gadis yang sedang mabuk yang mendadak muntah ke orang tua. Sebelum gadis tersebut pingsan, dia memanggil Gyeuun Woo dengan nama “Sayang”... 

Karena panggilan “sayang” tersebut, dia harus menanggung akibat dari perbuatan si gadis tadi dengan membersihkan sisa muntahan, bahkan mengantarkan si gadis ke sebuah motel karena gadis tersebut dalam keadaan pingsan. Sialnya, ketika mengangkat handphone gadis tersebut, keluarganya kemudian memanggil polisi dan ditangkaplah Gyeun Woo ke dalam penjara.

Selang beberapa hari kemudian, si gadis menghubungi Gyeun Woo untuk mengetahui apa yag terjadi beberapa hari yang lalu. Dari situlah hubungan di antara keduanya terjalin, walaupun sebenarnya masih belum jelas mengenai perasaan mereka masing-masing. Si gadis yang tidak diketahui namanya ini bersikap sangat egois, semena-mena terhadap Gyeun Woo. 

Apabila permintaannya tidak dikabulkan, maka dia akan mengatakan bahwa dia akan membunuh Gyeun Woo . Dari disc 1 sampai 40 menit disc kedua , begitu banyak kejadian-kejadian konyol yang bisa membuat tertawa tak tertahankan. Mulai dari perayaan ulang tahun di taman hiburan, bertukar sepatu, membohongi dosen sendiri dengan alasan aborsi, dan lain-lain. Belum lagi scene khusus yang menceritakan cerita-cerita yang dibuat oleh si gadis yang menurutku ceritanya sangat konyol. 

Namun, setelah 40 menit dari disc kedua yang kumaksud di atas tadi, barulah terungkap bahwa sebenarnya si gadis tersebut sebenarnya patah hati dikarenakan pacarnya mendadak meninggal setahun yang lalu. Barulah setahun setelahnya dia bertemu dengan Gyeun Woo di kereta bawah tanah. Dari situ, si gadis tersebut mengira bahwa dengan menjalin hubungan dengan Gyeun Woo dia akan menemukan kembali sosok pacarnya yang meninggal tadi. 

Namun takdir berkehendak lain. Mereka kemudian menuliskan surat berisi perasaan masing-masing yang kemudian diletakkan dalam “kapsul waktu” yang dikubur di sebuah tempat yang mana mereka berjanji akan bertemu lagi setelah 2 tahun.

Dua tahun telah berlalu, Gyeun Woo yang dulunya tidak mempedulikan masa depannya pun kini telah berubah. Dia belajar banyak hal yang dulunya tidak dia kuasai selama menjalin hubungan dengan si gadis tadi, seperti berenang, bermain squash, beladiri, bahkan menulis. Hari di mana mereka berjanji untuk bertemu pun tiba, di sana Gyeun Woo datang untuk bertemu si gadis tadi. 

Namun sayang si gadis tak datang. Gyeun Woo akhirnya membaca surat yang mereka kubur dulu, begitu terkejut Gyeun Woo membaca surat dari gadis tersebut. Bahwa gadis tersebut dibalik sikapnya yang acuh tak acuh dan semena-mena terhadapnya, dia (si gadis) menyimpan rasa sakit yang dalam akan kematian pacarnya. Setahun kemudian, barulah gadis itu datang ke tempat mereka berdua berpisah tiga tahun lalu. 

Di sini, dia mulai menatap ke depan tentang orang yang dicintainya telah tiada, diapun membuang kalung pemberian pacarnya yang meninggal tadi. Berusaha menghubungi Gyeun Woo namun tak bisa. Akhirnya pada suatu ketika, dia diundang ke sebuah restoran oleh ibu dari pacarnya yang meninggal tadi. Di sini, gua sangat terkejut karena ibu dari pacarnya yang menunggal tadi adalah bibi dari Gyeun Woo yang berusaha mempertemukan mereka tiga tahun lalu. Namun keduanya menolak. Perlu diketahui bahwa mereka sama sekali tidak tahu bahwa bibi Gyeun Woo adalah ibu dari pacar si gadis yang sudah meninggal tadi. 

Mereka terkejut ketika saling bertemu, namun reaksi mereka bukanlah reaksi yang berlebihan karena dulunya pernah menjalin hubungan dan terpisah bertahun-tahun tanpa berkomunikasi sama sekali, melainkan reaksi yang sangat mengharukan yang mebuat hati para penonton menjadi ikut menitihkan air mata.

Yosh, itulah tadi My Sassy Girl yang kutunggu-tunggu. Begitu kocak dan romantis. Film Hollywood pun kalah. Dan perlu kalian tahu, bahwa Hollywood juga membuat remake film serupa dan dengan judul yang sama. Hanya saja, menurutku ceritanya masih kalah jauh dengan yang original (My Sassy Girl Korean). Sebenarnya gua belum lihat yang versi remake-nya sih… 

Akan tetapi melihat komentar-komentar di internet tentang versi remakenya saja sudah membuatku merasa bahwa film itu nggak sebagus yang originalnya. Kalau kita lihat dari covernya saja, kayaknya si pemain cowoknya terlalu ganteng (untuk ukuran Gyeun Woo), dan si gadis terlalu dewasa dan tidak terlihat sassy, seperti halnya judulnya. Menurutku, My Sassy Girl Korean lah yang is the best. Pokoknya kalian harus nonton.

Leave a Reply

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .

Saturday, May 29, 2010

Keturutan Juga Nonton My Sassy Girl

image by : http://www.hancinema.net/korean_movie_My_Sassy_Girl-picture_68.html?sort=Most_Popular_Pictures

Hwaa…hwaaa…akhirnya…gua bisa juga nonton film kelas 4 SD ini. Udah berapa tahun ya? Ya tinggal itung aja, kelas 4 SD umurku 10 tahun, sekarang umurku 19 tahun. Iwaow….9 tahun geeelaaa…. 

Awalnya 9 tahun yang lalu, gua yang hobi nonton Cinema-cinema di RCTI yang dibawakan oleh Mayong dan Ira Wibowo ini, melihat sebuah trailer film korea yang lain dari yang lain. Pasalnya, jarang banget Cinema-cinema mereview film Asia, kebanyakan film Hollywood. Nah, di situ gua melihat trailer film Sassy Girl ini. And you know what??? I’m in love with this movie at first sight. Nggak kayak kebanyakan film yang juga kucintai karena first sight, film ini completely different. Karena apa?? Karena film yang notabene kucintai at First sight kebanyakan berakhir dengan kalimat,” Kok gini sih???, ah nyesel deh”. 

Kalimat yang kumaksud di sini adalah bahwa film yang kutunggu-tunggu untuk kutonton tersebut tidak sesuai harapanku. Nggak sebanding lah dengan penantianku berbulan-bulan untuk nunggu DVD atau VCDnya keluar. But this???9 tahun bok. DVD, VCD, bahkan hingga bisa didonlod secara gratis pun gua nggak lguakan untuk bisa menonton film ini. Tapi itu semua bisa dibayar lah dengan menonton film ini secara full 120menit lebih dan apa yang kudapat??? Puas.

Belum pernah kumelihat film komedi romantic sekocak ini dan seromantis ini. Awalnya gua akan mengira film ini akan komedi selamanya, karena sudah ganti ke Disc 2 film ini tetap saja masih kocak, belum menandakan konflik romantisnya. Tapi sekitar 40 menit dari Disc kedua, barulah konflik romantisnya terungkap. Dan endingnya????So sweet…….. 
:kiss

Film ini bercerita tentang seorang pemuda bernama Gyeun Woo yang tampangnya biasa-biasa saja (bahkan bisa dikatakan tolol) yang hidupnya serba sulit. Sulit di sini maksudnya adalah dia seorang mahasiswa yang bodoh, pemuda outsiders yang tidak memikirkan masa depan, dan sering dimarahi bahkan dipukuli ibunya karena terlambat pulang. 

Dia selalu dipaksa ibunya untuk mengunjungi bibinya yang anaknya meninggal setahun yang lalu dengan alasan Gyeun Woo mirip dengan anaknya tersebut. Suatu ketika di kereta bawah tanah dia bertemu gadis yang sedang mabuk yang mendadak muntah ke orang tua. Sebelum gadis tersebut pingsan, dia memanggil Gyeuun Woo dengan nama “Sayang”... 

Karena panggilan “sayang” tersebut, dia harus menanggung akibat dari perbuatan si gadis tadi dengan membersihkan sisa muntahan, bahkan mengantarkan si gadis ke sebuah motel karena gadis tersebut dalam keadaan pingsan. Sialnya, ketika mengangkat handphone gadis tersebut, keluarganya kemudian memanggil polisi dan ditangkaplah Gyeun Woo ke dalam penjara.

Selang beberapa hari kemudian, si gadis menghubungi Gyeun Woo untuk mengetahui apa yag terjadi beberapa hari yang lalu. Dari situlah hubungan di antara keduanya terjalin, walaupun sebenarnya masih belum jelas mengenai perasaan mereka masing-masing. Si gadis yang tidak diketahui namanya ini bersikap sangat egois, semena-mena terhadap Gyeun Woo. 

Apabila permintaannya tidak dikabulkan, maka dia akan mengatakan bahwa dia akan membunuh Gyeun Woo . Dari disc 1 sampai 40 menit disc kedua , begitu banyak kejadian-kejadian konyol yang bisa membuat tertawa tak tertahankan. Mulai dari perayaan ulang tahun di taman hiburan, bertukar sepatu, membohongi dosen sendiri dengan alasan aborsi, dan lain-lain. Belum lagi scene khusus yang menceritakan cerita-cerita yang dibuat oleh si gadis yang menurutku ceritanya sangat konyol. 

Namun, setelah 40 menit dari disc kedua yang kumaksud di atas tadi, barulah terungkap bahwa sebenarnya si gadis tersebut sebenarnya patah hati dikarenakan pacarnya mendadak meninggal setahun yang lalu. Barulah setahun setelahnya dia bertemu dengan Gyeun Woo di kereta bawah tanah. Dari situ, si gadis tersebut mengira bahwa dengan menjalin hubungan dengan Gyeun Woo dia akan menemukan kembali sosok pacarnya yang meninggal tadi. 

Namun takdir berkehendak lain. Mereka kemudian menuliskan surat berisi perasaan masing-masing yang kemudian diletakkan dalam “kapsul waktu” yang dikubur di sebuah tempat yang mana mereka berjanji akan bertemu lagi setelah 2 tahun.

Dua tahun telah berlalu, Gyeun Woo yang dulunya tidak mempedulikan masa depannya pun kini telah berubah. Dia belajar banyak hal yang dulunya tidak dia kuasai selama menjalin hubungan dengan si gadis tadi, seperti berenang, bermain squash, beladiri, bahkan menulis. Hari di mana mereka berjanji untuk bertemu pun tiba, di sana Gyeun Woo datang untuk bertemu si gadis tadi. 

Namun sayang si gadis tak datang. Gyeun Woo akhirnya membaca surat yang mereka kubur dulu, begitu terkejut Gyeun Woo membaca surat dari gadis tersebut. Bahwa gadis tersebut dibalik sikapnya yang acuh tak acuh dan semena-mena terhadapnya, dia (si gadis) menyimpan rasa sakit yang dalam akan kematian pacarnya. Setahun kemudian, barulah gadis itu datang ke tempat mereka berdua berpisah tiga tahun lalu. 

Di sini, dia mulai menatap ke depan tentang orang yang dicintainya telah tiada, diapun membuang kalung pemberian pacarnya yang meninggal tadi. Berusaha menghubungi Gyeun Woo namun tak bisa. Akhirnya pada suatu ketika, dia diundang ke sebuah restoran oleh ibu dari pacarnya yang meninggal tadi. Di sini, gua sangat terkejut karena ibu dari pacarnya yang menunggal tadi adalah bibi dari Gyeun Woo yang berusaha mempertemukan mereka tiga tahun lalu. Namun keduanya menolak. Perlu diketahui bahwa mereka sama sekali tidak tahu bahwa bibi Gyeun Woo adalah ibu dari pacar si gadis yang sudah meninggal tadi. 

Mereka terkejut ketika saling bertemu, namun reaksi mereka bukanlah reaksi yang berlebihan karena dulunya pernah menjalin hubungan dan terpisah bertahun-tahun tanpa berkomunikasi sama sekali, melainkan reaksi yang sangat mengharukan yang mebuat hati para penonton menjadi ikut menitihkan air mata.

Yosh, itulah tadi My Sassy Girl yang kutunggu-tunggu. Begitu kocak dan romantis. Film Hollywood pun kalah. Dan perlu kalian tahu, bahwa Hollywood juga membuat remake film serupa dan dengan judul yang sama. Hanya saja, menurutku ceritanya masih kalah jauh dengan yang original (My Sassy Girl Korean). Sebenarnya gua belum lihat yang versi remake-nya sih… 

Akan tetapi melihat komentar-komentar di internet tentang versi remakenya saja sudah membuatku merasa bahwa film itu nggak sebagus yang originalnya. Kalau kita lihat dari covernya saja, kayaknya si pemain cowoknya terlalu ganteng (untuk ukuran Gyeun Woo), dan si gadis terlalu dewasa dan tidak terlihat sassy, seperti halnya judulnya. Menurutku, My Sassy Girl Korean lah yang is the best. Pokoknya kalian harus nonton.

No comments:

Post a Comment

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .