Ratih Kuspriyadani

Cewek yang mencoba untuk mengejar mimpi-mimpinya...

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang apa adanya

Ratih Kuspriyadani

Cewek yang suka dengan dunianya

image : http://3.bp.blogspot.com/-oW2LVTmy47Q/TyFRRuDBbrI/AAAAAAAAAfw/hdN176WoZW4/s320/uniqpost_com.png

Menjadi mahasiswa di Indonesia sepertinya merupakan hal yang sedikit sulit untuk bisa dicapai. Selain karena biaya kuliah yang lumayan tinggi, selain itu kurangnya perguruan tinggi baik negeri maupun swasta seperti juga menjadi kendala. Belum lagi banyaknya lulusan sarjana yang masih banyak menganggur karena sekali lagi penduduk di negara kita ini sudah overload. Yah, sepertinya permasalahan yang saya kemukakan di atas tadi sudah menjadi "nasi sayur" bagi negara ini dan menjadi sebuah "pe-er" yang masih harus dibenahi di kemudian hari. Akan tetapi dalam postingan kali ini saya tidak akan membahas masalah demikian. 

Dalam setiap postingan saya yang berhubungan dengan kuliah ataupun hal-hal general lainnya, saya selalu memperkenalkan diri saya. Hal ini selalu saya lakuakan karena postingan saya bersifat berkelanjutan atau bahasa kerennya sustainable. Sehingga saya harus memperkenalkan paling tidak nama dan semester berapa. Baiklah saya mulai postingan saya kali ini.

Saya adalah mahasiswa jurusan Biologi semester 4. Sehari-hari kegiatan saya adalah kuliah, praktikum, mengerjakan laporan, UKM, kepanitiaan di jurusan, dan mengajar les privat. Dengan kegiatan saya tadi, banyak hal yang otomatis harus saya miliki untuk menunjang aktivitas saya. Salah satu di antaranya yang sangat urgent adalah sepeda motor. Dengan bermacam-macam kegiatan mulai dari perkuliahan hingga mengajar les saya harus dituntut tepat waktu. Oleh karena itu saya harus memiliki kendaraan sendiri. Untuk hal ini alhamdulillah sudah memiliki kendaraan sendiri meskipun hanya sepeda motor 110CC. Selanjutnya untuk masalah perkuliahan terutama laporan-laporan praktikum yang menggunung itu, saya sangan membutuhkan minimal laptop dan Flashdisk. Akan tetapi saya sewaktu masih SMA berpikir kalau saya hanya memiliki laptop dan FD saja tentu saya akan menjadi manusia paling statis di dunia. Sehingga saya berpikir untuk membeli printer. Dan sekali lagi alhamdulillah saya diberi sedikit rejeki oleh kakak saya, akhirnya saya membeli printer baru seharga 600 ribuan dan sampai sekarang masih dalam kondisi baik-baik saja. Malahan saya bisa mengatakan kalau printer saya lebih cepat dan tinta yang dihasilkan lebih tajam dan jelas (tidak ngeblur) dinandingkan dengan printer di IKOMA kampus saya yang notabene adalah printer dengan fasilitas scanner. Jauh sekali dengan printer saya yang hanya printer rumahan tapi lumayan lah. 

Kembali lagi ke masalah perkuliahan, saya harus selalu menjadi manusia dinamis dengan selalu mencari data atau informasi dari mana saja. Dengan kata lain yang saya butuhkan adalah internet. Dari SMA saya selalu mengandalkan warnet untuk mencari informasi tugas-tugas saya. Beranjak kuliah saya mulai memanfaatkan fasilitas wifi di kampus dan perpustakaan kampus saya. Akan tetapi saya berpikir apakah saya akan terus menjadi orang yang terus-terusan mnjadi "parasit" dengan memanfaatkan fasilitas sedangkan saya hanya membayar SPP hanya 1juta 250 ribu, dan itupun saya sudah tidak lagi harus membayar SPP karena saya sudah mendapat beasiswa penuh hingga lulus plus tunjangan hidup. Memang yang barusan saya tulis tadi lumayan lebay, tapi pada akhirnya saya membeli modem baru dengan lagi-lagi uang dari kakak saya. Modem seharga 375ribu akhirnya saya beli dan alhamdulillah masih bisa saya gunakan sampai sekarang. 


Memang tidak bisa dipungkiri, mahasiswa tidak harus selamanya hidup dengan kesusahan. Buktinya saya dengan usaha yang sedikit ngoyo akhirnya saya bisa mendapatkan beasiswa yang lumayan di setipa semesternya sehingga kakak saya tidak perlu lagi mentransfer uang kepada saya. Akan tetapi kakak saya masih tetap saja memberi uang dengan alasan,"ini buat jajan aja". Saya berharap dengan apa yang sudah saya miliki tadi, saya tidak mau menyusahkan orang lain selama saya masih bisa mengerjakan sendiri apa yang saya mampu kerjakan. Terutama untuk masalah perkuliahan, sekarang saya tidak harus pontang-panting menghidupkan komputer yang notabene membutuhkan watt yang lebih besar karena sudah ada laptop. Selain itu juga saya tidak harus pergi ke warnet untuk browsing internet. Ataupun membayar mahal untuk mengeprint tugas-tugas saya. Karena bayangkan saja ngeprint untuk 1 lembar tidak berwarna saja harus membayar 500 rupiah. Padahal kalau kita memiliki printer sendiri yang katakanlah harganya antara 400 hingga 500 ribu, tinta 4 warna masing-masing 20ribu, dan kertas 1rim seharga 30 ribu kita bisa mengeprint sendiri tugas-tugas kita atau bahkan hal-hal yang tidak penting seperti lirik lagu, foto, ataupun lainnya dengan tanpa memperhitungkan berapa banyak yang harus kita bayar tadi. 



One Response so far.

  1. Anonymous says:

    Salam kenal kak :)
    Aku Zara maba biologi Unair 2011.
    Thanks for some great informations ;D
    Aku malah gada persiapan kayak printer atopun modem..
    Apa bakal banyak banget kak tugasnya?
    Terus biasanya kuliahnya sampek jam berapa ?

Leave a Reply

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .

Friday, June 24, 2011

Mahasiswa Butuh........

image : http://3.bp.blogspot.com/-oW2LVTmy47Q/TyFRRuDBbrI/AAAAAAAAAfw/hdN176WoZW4/s320/uniqpost_com.png

Menjadi mahasiswa di Indonesia sepertinya merupakan hal yang sedikit sulit untuk bisa dicapai. Selain karena biaya kuliah yang lumayan tinggi, selain itu kurangnya perguruan tinggi baik negeri maupun swasta seperti juga menjadi kendala. Belum lagi banyaknya lulusan sarjana yang masih banyak menganggur karena sekali lagi penduduk di negara kita ini sudah overload. Yah, sepertinya permasalahan yang saya kemukakan di atas tadi sudah menjadi "nasi sayur" bagi negara ini dan menjadi sebuah "pe-er" yang masih harus dibenahi di kemudian hari. Akan tetapi dalam postingan kali ini saya tidak akan membahas masalah demikian. 

Dalam setiap postingan saya yang berhubungan dengan kuliah ataupun hal-hal general lainnya, saya selalu memperkenalkan diri saya. Hal ini selalu saya lakuakan karena postingan saya bersifat berkelanjutan atau bahasa kerennya sustainable. Sehingga saya harus memperkenalkan paling tidak nama dan semester berapa. Baiklah saya mulai postingan saya kali ini.

Saya adalah mahasiswa jurusan Biologi semester 4. Sehari-hari kegiatan saya adalah kuliah, praktikum, mengerjakan laporan, UKM, kepanitiaan di jurusan, dan mengajar les privat. Dengan kegiatan saya tadi, banyak hal yang otomatis harus saya miliki untuk menunjang aktivitas saya. Salah satu di antaranya yang sangat urgent adalah sepeda motor. Dengan bermacam-macam kegiatan mulai dari perkuliahan hingga mengajar les saya harus dituntut tepat waktu. Oleh karena itu saya harus memiliki kendaraan sendiri. Untuk hal ini alhamdulillah sudah memiliki kendaraan sendiri meskipun hanya sepeda motor 110CC. Selanjutnya untuk masalah perkuliahan terutama laporan-laporan praktikum yang menggunung itu, saya sangan membutuhkan minimal laptop dan Flashdisk. Akan tetapi saya sewaktu masih SMA berpikir kalau saya hanya memiliki laptop dan FD saja tentu saya akan menjadi manusia paling statis di dunia. Sehingga saya berpikir untuk membeli printer. Dan sekali lagi alhamdulillah saya diberi sedikit rejeki oleh kakak saya, akhirnya saya membeli printer baru seharga 600 ribuan dan sampai sekarang masih dalam kondisi baik-baik saja. Malahan saya bisa mengatakan kalau printer saya lebih cepat dan tinta yang dihasilkan lebih tajam dan jelas (tidak ngeblur) dinandingkan dengan printer di IKOMA kampus saya yang notabene adalah printer dengan fasilitas scanner. Jauh sekali dengan printer saya yang hanya printer rumahan tapi lumayan lah. 

Kembali lagi ke masalah perkuliahan, saya harus selalu menjadi manusia dinamis dengan selalu mencari data atau informasi dari mana saja. Dengan kata lain yang saya butuhkan adalah internet. Dari SMA saya selalu mengandalkan warnet untuk mencari informasi tugas-tugas saya. Beranjak kuliah saya mulai memanfaatkan fasilitas wifi di kampus dan perpustakaan kampus saya. Akan tetapi saya berpikir apakah saya akan terus menjadi orang yang terus-terusan mnjadi "parasit" dengan memanfaatkan fasilitas sedangkan saya hanya membayar SPP hanya 1juta 250 ribu, dan itupun saya sudah tidak lagi harus membayar SPP karena saya sudah mendapat beasiswa penuh hingga lulus plus tunjangan hidup. Memang yang barusan saya tulis tadi lumayan lebay, tapi pada akhirnya saya membeli modem baru dengan lagi-lagi uang dari kakak saya. Modem seharga 375ribu akhirnya saya beli dan alhamdulillah masih bisa saya gunakan sampai sekarang. 


Memang tidak bisa dipungkiri, mahasiswa tidak harus selamanya hidup dengan kesusahan. Buktinya saya dengan usaha yang sedikit ngoyo akhirnya saya bisa mendapatkan beasiswa yang lumayan di setipa semesternya sehingga kakak saya tidak perlu lagi mentransfer uang kepada saya. Akan tetapi kakak saya masih tetap saja memberi uang dengan alasan,"ini buat jajan aja". Saya berharap dengan apa yang sudah saya miliki tadi, saya tidak mau menyusahkan orang lain selama saya masih bisa mengerjakan sendiri apa yang saya mampu kerjakan. Terutama untuk masalah perkuliahan, sekarang saya tidak harus pontang-panting menghidupkan komputer yang notabene membutuhkan watt yang lebih besar karena sudah ada laptop. Selain itu juga saya tidak harus pergi ke warnet untuk browsing internet. Ataupun membayar mahal untuk mengeprint tugas-tugas saya. Karena bayangkan saja ngeprint untuk 1 lembar tidak berwarna saja harus membayar 500 rupiah. Padahal kalau kita memiliki printer sendiri yang katakanlah harganya antara 400 hingga 500 ribu, tinta 4 warna masing-masing 20ribu, dan kertas 1rim seharga 30 ribu kita bisa mengeprint sendiri tugas-tugas kita atau bahkan hal-hal yang tidak penting seperti lirik lagu, foto, ataupun lainnya dengan tanpa memperhitungkan berapa banyak yang harus kita bayar tadi. 



1 comment:

  1. Salam kenal kak :)
    Aku Zara maba biologi Unair 2011.
    Thanks for some great informations ;D
    Aku malah gada persiapan kayak printer atopun modem..
    Apa bakal banyak banget kak tugasnya?
    Terus biasanya kuliahnya sampek jam berapa ?

    ReplyDelete

Komentar kamu akan sangat berarti bagiku . . . so berikan komentar yang OK punya . . .